SOROTAN

6/recent/ticker-posts

Ananda Mikola, Pelajar Banyuwangi Turut Kibarkan Bendera di Istana Negara

Ananda Mikola, Pelajar Banyuwangi Turut Kibarkan Bendera di Istana Negara
Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, tahun ini melakukan seleksi pasukan pengibar bendera (Paskibra) dengan lebih serius. Bila sebelumnya panitia menerima kandidat yang diajukan sekolah, tahun ini mereka datang langsung ke sekolah-sekolah dan melihat sendiri potensi siswa-siswi di sana.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banyuwangi Wawan Yadmadi mengatakan, dengan itu pihaknya berhasil mendapatkan anak-anak berkualitas hingga seorang remaja asal Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo bernama Ananda Mikola, lolos menjadi petugas Paskibra nasional. Siswa SMK 17 Agustus 1945 Cluring itu bakal bertugas mengibarkan bendera di Istana Negara bersama 67 remaja lain dari 34 provinsi di Indonesia.
Ananda Mikola berangkat menjadi Paskibra nasional tahun 2018, setelah 14 tahun Banyuwangi tidak mengirimkan perwakilannya ke Jakarta. Selain itu ada pula 2 pelajar Banyuwangi yang terpilih menjadi petugas Paskibra Provinsi Jawa Timur dari SMAN 1 Pesanggaran dan SMK Mambaul Huda Tegalsari.
"Kalau dulu kadang yang tinggi-tinggi ada yang tidak dikirimkan sama sekolahnya. Sekarang tidak lagi bisa begitu, karena panitia kita datang dan melihat sendiri ke kelas-kelas," kata Wawan, Rabu (15/8).
Sementara di Banyuwangi sendiri ada 73 pelajar yang akan bertugas dalam upacara peringatan HUT RI ke- 73 pada hari Jumat (17/8). Mereka telah berlatih selama lebih dari 3 minggu untuk menunaikan tugas negara tersebut.
"Menjadi Paskibra menjamin 20 persen masa depan mereka. Setelah itu mereka harus terus berusaha meraih cita-cita itu hingga memenuhi 100 persen mereka mencapai impian masa depan masing-masing," kata Wawan lagi.
Mereka telah dikukuhkan oleh Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko di Pendopo Sabha Swagata Blambangan dalam sebuah upacara, Rabu malam. Yusuf memberikan motivasi agar mereka menunaikan tanggung jawab secara sungguh-sungguh sehingga bendera bisa berkibar tanpa kendala.
"Kami juga berharap agar di masa mendatang kalian menjadi agen pemersatu bangsa. Tetap disiplin dan bertanggungjawab menjadi contoh yang baik di sekolah dan di desa masing-masing," kata Yusuf.
Salah satu Paskibra Kabupaten Banyuwangi bernama Fina Nur Azizah mengatakan telah mendapatkan pelatihan yang baik. Siswa SMA Negeri 1 Genteng ini mengaku sekarang dirinya lebih disiplin dan mengenal tanggung jawab.
"Kami berlatih agar menjadi lebih kuat dan lebih bersemangat untuk terus menjalani tugas," kata remaja yang bercita-cita menjadi polisi wanita (Polwan) ini.
(es)