Geber Kolaboraksi Pegiat Medsos, Pemprov Jatim Gelar East Java Sosial Network

Penulis: admin - 12/07/2021 07:22:00 am
Baca Juga:

 


East Java Social Media Network Meet Up 2021 (EJSN) kembali digelar dengan mempertemukan ratusan pegiat media sosial multi platform se Jawa Timur. Acara yang mengusung tema “KolaborAksi Digital Untuk Jatim Bangkit” ini berlangsung di Kabupaten Banyuwangi, (4 - 5 Desember 2021) setelah dua tahun sebelumnya berlangsung di Kota Surabaya dan Kota Batu.

Pada hari pertama acara ini dibuka dengan kegiatan outbound yang berlangsung di Pantai Cacalan Banyuwangi. Mereka diajak bermain fun game untuk membangun keakraban dan kekompakan antar peserta yang berasal dari 38 kota di Provinsi Jawa Timur dan mengenalkan destinasi Pantai Cacalan.

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan seremonial serta pemaparan materi oleh Lukman Benjamin Mulia, seorang CEO dari Creativox Broadcasting Network. Pria yang akrab disapa Ben Mulia itu memaparkan materi secara gamblang dan menarik. Diantaranya terkait dunia startup, broadcasting, ideation process dan business development process dalam dunia digital.

"Bisnis itu bisa dikatakan sukses jika sudah dimulai, jadi buat kalian semua yang masih berangan-angan untuk bisnis, kalian wajib memulainya". imbuhnya.

Bang Ben juga menilai perkembangan kabupaten Banyuwangi. Menurutnya, Banyuwangi adalah kota pariwisata terbaik di jawa timur.

"Saya selalu kagum ketika masuk di hotel-hotel Banyuwangi. Begitu masuk disambut irama musik tradisional Banyuwangi. Ornamen-ornamen pada dinding, lantai, atapnya pun khas Banyuwangi. Tidak seperti kota besar lainnya, dimana hotel-hotel tidak ada khas daerahnya." pungkasnya

Salah satu peserta EJSN 2021, Owner akun @iki.ngawi yakni Taufik merasa takjub dengan Banyuwangi. Dia beranggapan Banyuwangi ini sudah sangat maju. Digitalisasi sudah sangat luar biasa.

"Dilihat dari pemerintahannya digitalisasinya sudah sangat bagus, apalagi mengkolaborasikan dengan penggiat-penggiat media sosial di Banyuwangi. Ini yang perlu dicontoh daerah lain, Pemerintah bersinergi dengan para penggiat media sosial." ujarnya.

Pada hari ke 2, mereka diajak keliling destinasi wisata di Banyuwangi seperti Pasar Kampoeng Osing, Desa Kemiren dan Djawatan, Benculuk.

Peserta EJSN 2021 merasa bangga di Desa Kemiren, kegiatan pasar pagi seperti ini tidak semua daerah memiliki kegiatan pasar yang menjual jajanan tradisional.

Ayya, admin @beritamagetan menyampaikan takjub dengan Desa Adat Osing Kemiren Banyuwangi. Ayya merasa simbiosis di Desa Kemiren ini sangat bagus. Antara Pemerintah Desa, Pokdarwis dan masyarakatnya kompak.

"Desa Kemiren ini the best banget, mereka tumbuh atas kesadaran masing-masing. Ada atraksi tradisionalnya yang mainkan simbah-simbah namun semangat luar biasa yang bikin kita para millenial malu." tuturnya.

Dilanjutkan ke destinasi wisata De Djawatan, Benculuk. Tempat ini disebut-sebut mirip scene di film Lord Of The Ring. Banyak yang mengabadikan momen disini karena usia pohonnya ratusan tahun sehingga terlihat sangat besar.

Di penghujung acara, EJSN 2021 disambut Bupati Banyuwangi di Pendopo Swagata Blambangan. Peserta EJSN diajak berkeliling kawasan pendopo seperti guest host, rumah adat Using dan sumur sritanjung. Bupati Banyuwangi memberikan jamuan dengan menu tradisional Banyuwangi.

Melalui acara ini diharapkan antar penggiat media sosial di Jawa Timur semakin kompak untuk menciptakan ekosistem kolaborasi yang baik. Strong parnership untuk mewujudkan Jatim lebih baik.

  • Bagikan:

Baca Informasi Lainnya